Gadis ini punya definisi damai yang berbeda.
Dia membuang muka akan hatinya sementara mengagungkan logika.
Menyunggingkan senyum di wajahnya meski hatinya berusaha menombak logika.
Gadis amat menikmati pengorbanan yang telah membuatnya kecanduan.
Konon hati adalah raja.
Namun itu sebuah pengecualian bagi si Gadis.
Hatinya diperbudak oleh keadaan.
Terbiasa mundur alih-alih mempertahankan.
Terbiasa menangis alih-alih menjelaskan.
Terbiasa mendoakan dalam diam alih-alih memastikan.
Gadis tau bahwa dia mampu merebut miliknya.
Tapi Gadis memilih diam menunggu pemberian.
Karena kemenangan bagi si Gadis adalah kemampuan dia mencintai dengan tulus dan memenangkan peperangan dengan hatinya sendiri alih-alih berperang dengan hati orang lain.
Dengarkanlah sebanyak yang kau ucapkan.... Tapi jangan mengucapkan sebanyak yang kau dengar....
Sabtu, 09 Maret 2013
Kamis, 03 Januari 2013
Bahagianya....
Ada seorang gadis, jatuh cinta dengan lugunya...
Setiap hari dia merasakan bunga-bunga bermekaran di hatinya...
Setiap hari dia merasakan kupu-kupu beterbangan di rongga dadanya...
Di matanya hanya pria itu...
Hanya pria itu...
Dia sudah tidak bisa melihat pria lain...
Semakin hari semakin bertumbuh cintanya...
Semakin hari semakin bertumbuh egonya...
Dia seakan hanya dia yang memiliki pria itu...
Segala dilakukannya menjaga pria itu...
Namun, dia tidak menyangka apa yang dilakukannya itu salah...
Apa yang dilakukannya itu menyakiti sang pria...
Yang sangat dicintainya...
Sang pria pun menjauh...
Kata-kata cinta hilang di hari-hari mereka...
Tapi sang gadis...
Di tengah kesedihannya membangun sebuah harapan...
Ini hanya cobaan...
Ini hanya ujian...
Begitu kata sang gadis kepada hatinya yang merindu...
Walaupun sudah tak seperti dulu...
Sang pria masih tetap membelainya penuh cinta...
Meskipun hanya sesekali saja...
Sang gadis lugu senang...
Senang harapannya seakan nyata...
Sang gadis pun diam dan menunggu...
Hidup dengan sedikit cinta...
Namun suatu ketika, saat sang gadis terlena dengan harapannya...
Dia melihat prianya tersenyum bahagia...
Dengan gadis lain...
Bunga di hati gadis seketika layu, membusuk....
Harapannya runtuh...
Air matanya jatuh...
Kini hari-harinya adalah ratapan tiada henti...
Sang gadis menyesali...
Namun anehnya, semakin disesali, hatinya semakin terasa sakit...
Sang gadis pun mengabaikan...
Namun anehnya, semakin diabaikan, semakin terusik perhatiannya...
Kemudian sang gadis mendapat beberapa pilihan...
Beberapa pria mendekati...
Sang gadis sedikit terhibur...
Tapi hati sang gadis tidak berada di pria-pria itu...
Satu persatu pria itu pergi...
Tapi tak ada kesedihan mendalam bagi sang gadis...
Sampai akhirnya...
Sang gadis menyadari bahwa di hatinya cuma ada satu...
Satu pria...
Pria yang menyakitinya dulu...
Sang gadis masih menyimpannya...
Sang gadis mulai berpikir...
Jika sang pria masih disimpan di dalam hatinya...
Tak akan ada pria lain yang bisa masuk...
Maka sang gadis memutuskan untuk mengeluarkannya...
Tapi tidak bisa...
Tiba-tiba ada suatu suara dari hatinya...
Ada satu cara....
Kemudian sang gadis menemui sang pria...
Mengatakan dengan lantang bahwa dia masih mencintai sang pria secara tidak sadar...
Namun luka itu tidak membuat sang gadis ingin kembali...
Sang gadis hanya ingin melepaskan belenggu hatinya...
Hatinya yang terbelenggu oleh perasaan...
Perasaan yang seringkali membuat dadanya berdenyut dengan tidak wajar...
Perasaan yang seringkali membuat dirinya seakan diterjunkan dari lantai 19...
Syuuuuuutttt dan menggantung...
Kini perasaan gadis itu lega...
Tapi sang pria?
Tanpa diduga, sang pria memeluknya...
Dan ingin memeluknya lagi...
Sejenak sang gadis ragu...
Tapi cintanya yang dalam membuatnya berpikir...
Berpikir bahwa sang pria khilaf meninggalkan dirinya.....
Sang gadis kembali percaya...
Mereka berdua kembali merajut mimpi yang tertunda...
Sang gadis belajar pelan-pelan menutupi kekurangannya...
Kekurangannya dahulu yang membuat sang pria pergi...
Sang pria pun terlihat sangat mencintai sang gadis...
Cinta yang lebih besar dari sebelumnya..
Sang gadis bahagia...
Mataharinya telah kembali...
Hatinya ringan kembali...
Tapi...
Tak lama kemudian, kejadian itu terulang kembali...
Perselisihan tak dapat dihindarkan...
Sang gadis kembali digantung perasaannya..
Sang pria susah dijangkau...
Sang gadis hanya menunggunya...
Sang gadis percaya bahwa sang pria tak akan memasukkan gadis lain di tengah penantiannya...
Tapi ternyata tidak...
Kembali ada gadis lain dalam kehidupan prianya...
Sang gadis kembali sakit...
Sakitnya kini tak terperi...
Sang gadis hanya bisa menyadari...
Bahwa kesetiaannya tidak disambut baik...
Sang gadis coba tersenyum...
Meski penyesalan dan kesedihan tetap bermain di matanya...
Meski hatinya kembali serasa dijatuhkan dari langit, jatuh tapi menggantung...
Sang gadis coba memutarbalikkan perasaannya...
Dia memposisikan diri sebagai kekasihnya...
Bahagianya...
Ketika kau tau ada seseorang yang senantiasa setia padamu...
Bahagianya...
Ketika kau tau hanya dirimulah yang ada di hatinya selama ini...
Bahkan di saat kau abaikan..
Bahagianya...
Dia tetap menunjukkan rasa cintanya padamu...
Meskipun dirimu tlah bersama yang lain...
Bahagianya...
Mendapatkan kesetiaan itu...
Dengan itulah sang gadis melangkah ringan...
Karena di hatinya masih ada satu kepercayaan..
Bahwa kesetiaannya akan berbuah manis...
Akan ada sang pria yang akan mempertahankannya lebih dari ini...
Setia padanya lebih dari ini...
Bagaimana dengan si pria?
Si pria itu akan tetap mengingat si gadis...
Gadisnya yang lugu...
Gadisnya yang setia...
Setiap hari dia merasakan bunga-bunga bermekaran di hatinya...
Setiap hari dia merasakan kupu-kupu beterbangan di rongga dadanya...
Di matanya hanya pria itu...
Hanya pria itu...
Dia sudah tidak bisa melihat pria lain...
Semakin hari semakin bertumbuh cintanya...
Semakin hari semakin bertumbuh egonya...
Dia seakan hanya dia yang memiliki pria itu...
Segala dilakukannya menjaga pria itu...
Namun, dia tidak menyangka apa yang dilakukannya itu salah...
Apa yang dilakukannya itu menyakiti sang pria...
Yang sangat dicintainya...
Sang pria pun menjauh...
Kata-kata cinta hilang di hari-hari mereka...
Tapi sang gadis...
Di tengah kesedihannya membangun sebuah harapan...
Ini hanya cobaan...
Ini hanya ujian...
Begitu kata sang gadis kepada hatinya yang merindu...
Walaupun sudah tak seperti dulu...
Sang pria masih tetap membelainya penuh cinta...
Meskipun hanya sesekali saja...
Sang gadis lugu senang...
Senang harapannya seakan nyata...
Sang gadis pun diam dan menunggu...
Hidup dengan sedikit cinta...
Namun suatu ketika, saat sang gadis terlena dengan harapannya...
Dia melihat prianya tersenyum bahagia...
Dengan gadis lain...
Bunga di hati gadis seketika layu, membusuk....
Harapannya runtuh...
Air matanya jatuh...
Kini hari-harinya adalah ratapan tiada henti...
Sang gadis menyesali...
Namun anehnya, semakin disesali, hatinya semakin terasa sakit...
Sang gadis pun mengabaikan...
Namun anehnya, semakin diabaikan, semakin terusik perhatiannya...
Kemudian sang gadis mendapat beberapa pilihan...
Beberapa pria mendekati...
Sang gadis sedikit terhibur...
Tapi hati sang gadis tidak berada di pria-pria itu...
Satu persatu pria itu pergi...
Tapi tak ada kesedihan mendalam bagi sang gadis...
Sampai akhirnya...
Sang gadis menyadari bahwa di hatinya cuma ada satu...
Satu pria...
Pria yang menyakitinya dulu...
Sang gadis masih menyimpannya...
Sang gadis mulai berpikir...
Jika sang pria masih disimpan di dalam hatinya...
Tak akan ada pria lain yang bisa masuk...
Maka sang gadis memutuskan untuk mengeluarkannya...
Tapi tidak bisa...
Tiba-tiba ada suatu suara dari hatinya...
Ada satu cara....
Kemudian sang gadis menemui sang pria...
Mengatakan dengan lantang bahwa dia masih mencintai sang pria secara tidak sadar...
Namun luka itu tidak membuat sang gadis ingin kembali...
Sang gadis hanya ingin melepaskan belenggu hatinya...
Hatinya yang terbelenggu oleh perasaan...
Perasaan yang seringkali membuat dadanya berdenyut dengan tidak wajar...
Perasaan yang seringkali membuat dirinya seakan diterjunkan dari lantai 19...
Syuuuuuutttt dan menggantung...
Kini perasaan gadis itu lega...
Tapi sang pria?
Tanpa diduga, sang pria memeluknya...
Dan ingin memeluknya lagi...
Sejenak sang gadis ragu...
Tapi cintanya yang dalam membuatnya berpikir...
Berpikir bahwa sang pria khilaf meninggalkan dirinya.....
Sang gadis kembali percaya...
Mereka berdua kembali merajut mimpi yang tertunda...
Sang gadis belajar pelan-pelan menutupi kekurangannya...
Kekurangannya dahulu yang membuat sang pria pergi...
Sang pria pun terlihat sangat mencintai sang gadis...
Cinta yang lebih besar dari sebelumnya..
Sang gadis bahagia...
Mataharinya telah kembali...
Hatinya ringan kembali...
Tapi...
Tak lama kemudian, kejadian itu terulang kembali...
Perselisihan tak dapat dihindarkan...
Sang gadis kembali digantung perasaannya..
Sang pria susah dijangkau...
Sang gadis hanya menunggunya...
Sang gadis percaya bahwa sang pria tak akan memasukkan gadis lain di tengah penantiannya...
Tapi ternyata tidak...
Kembali ada gadis lain dalam kehidupan prianya...
Sang gadis kembali sakit...
Sakitnya kini tak terperi...
Sang gadis hanya bisa menyadari...
Bahwa kesetiaannya tidak disambut baik...
Sang gadis coba tersenyum...
Meski penyesalan dan kesedihan tetap bermain di matanya...
Meski hatinya kembali serasa dijatuhkan dari langit, jatuh tapi menggantung...
Sang gadis coba memutarbalikkan perasaannya...
Dia memposisikan diri sebagai kekasihnya...
Bahagianya...
Ketika kau tau ada seseorang yang senantiasa setia padamu...
Bahagianya...
Ketika kau tau hanya dirimulah yang ada di hatinya selama ini...
Bahkan di saat kau abaikan..
Bahagianya...
Dia tetap menunjukkan rasa cintanya padamu...
Meskipun dirimu tlah bersama yang lain...
Bahagianya...
Mendapatkan kesetiaan itu...
Dengan itulah sang gadis melangkah ringan...
Karena di hatinya masih ada satu kepercayaan..
Bahwa kesetiaannya akan berbuah manis...
Akan ada sang pria yang akan mempertahankannya lebih dari ini...
Setia padanya lebih dari ini...
Bagaimana dengan si pria?
Si pria itu akan tetap mengingat si gadis...
Gadisnya yang lugu...
Gadisnya yang setia...
Senin, 05 November 2012
Love Maize
Dijodohkan oleh Allah
Penulis Love Story terbaik itu Allah.
Walau tak pernah diterbitkan secara fisik, tak pernah dipajang di toko buku manapun di dunia.
Namun selalu membekas di hati insan yang menjadi tokoh utamanya. Insan yang hidup, yang seolah diberi kebebasan memilih, mencinta dan memutuskan.
Padahal, segala perasaan itu digerakkan oleh Allah.
Tujuan akhir telah ada.
Kata TAMAT sudah menunggu.
Daftar Bab telah rapi, kitab sudah disegel.
Pelakonnya hanya sedang tersesat di labirin perasaan dan logika.
Dengan kecaman masa lalu yang mengejar, menghantui, bersembunyi di sudut yang tak terdeteksi.
Sedangkan monster-monster baru mengintai di balik semak perdu perjalanan yang kian rimbun, kian rumit, kian menyesatkan.
Kadang kau sendiri di labirin itu, sesekali bertemu seseorang yang lain di persimpangan labirin.
Sangat menyenangkan apabila kau melalui labirin itu dengan pasangan kekalmu, bersama menghadapi tantangan dengan iming kebahagiaan di akhir labirin, saling menghadiahkan satu sama lain_kau hadiah baginya, dan dirinya hadiah bagimu_sweet.
Tapi begitu menyebalkannya apabila visualisasi labirinmu berbeda dengan seseorang yang kau yakini itulah hadiahmu padahal kalian berada di dalam jalur labirin yang sama.
Yang jelas, kamu keluar dari labirin itu udah pasti (kecuali kamu putus asa dan bunuh diri, tapi seandainya pun kau bunuh diri, kau hanya berpindah labirin ke labirin dengan dimensi yang berbeda sampai kiamat)
Yang jelas, siapa hadiahmu di ujung itu udah ada.
Yang jelas, semua yang kau lalui di dalam labirin itu sudah memang seharusnya kau lalui, jadi ga usah protes.
Tapi, masalahnya.....
Tiap orang kadang suka penasaran dengan jalan hidup yang mereka lalui...
Tiap orang kadang suka ga sabaran dengan masa depan mereka...
Tiap orang kadang malahan ga ngerti dengan apa yang mereka jalani...
Same with me...
I love someone and i think he will be the last for me.
But we have different view of our path.
(naha ieu jd basa inggeris??? -_-)
Ya jadi gitu deh, aku sayang sama seseorang...
Ketemu sekitar 2 tahun lalu lah, sempet pisah, tapi ga seutuhnya terpisah.
Kadang mencari alasan kenapa bisa begitu, tapi aku ga pernah menemukan alasannya.
Pernah baca, cinta sejati itu adalah cinta yang tak memiliki alasan kenapa kita mencintai.
Tapi ga berani juga mendeklarasikan macam-macam tanpa kepastian kebenaran dari kalimat itu.
Yang aku tau, cinta itu sanggup menunggu.
Yang aku tau, menunggu tanpa mengungkapkan itu membuat jiwamu meronta.
Yang aku tau, mengungkapkan itu melegakan.
Yang aku tau, aku itu kadang sok tau...
Satu lagi yang aku tau....
Pengekspresian cinta dan sayangku terkadang_malah sering_salah...
Ekspresi yang kulakukan tak jarang malah menyakiti dia...
Mengesalkan dia...
Sehingga sekarang aku berpikir untuk diam saja
Seperti dahulu...
Aku mencintainya dalam diam...
Mendoakannya dalam diam...
Merindukannya dalam diam...
Meski batinku meronta...
Meski harus melihatnya baik" saja tanpa kehadiranku (dan mungkin memang lebih baik begitu)...
Biarlah nanti Tuhan yang membuktikan...
Biarlah kisah ini jadi rahasia Tuhan...
Aku tidak suka labirin...
Aku terlalu lemah untuk menggapai tangannya agar tetap bersamaku melewati labirin ini...
Aku terlalu naif untuk mengungkapkan rasa takut yang aku punya...
Semoga aku masih punya waktu menyelesaikan labirin ini dengan selamat...
Semoga hadiahku di ujung nanti benar nyata adalah dia yang kucintai...
Semoga Kisah Cinta ini berakhir dengan indah untuk selamanya....
-dedicate for you, beloved Rizki Cahya R-
Selasa, 23 Oktober 2012
Tuhan, Maaf...
Copas dari Blog Gio :
Tuhan, maaf...
Aku melanggar sumpahku
Aku ga sabaran
Aku lemah
Aku terlalu cinta
Aku bodoh
Aku gila
Aku berlari dari kejaran maut
Padahal aku sendiri tak tahu apakah sang maut telah berlari atau berjalan atau masih diam terpaku di tempatnya.
Aku putus asa......
“Taruhanmu adalah rasa percaya yang kau legosatu per satu demi sesuatu bernama cinta.Aku penjudi yang buruk.Aku tak tahu kapan harus berhentidan menahan diri.Ketika cinta bersinar gemilang menyilaukan mata,kalang kabut aku serahkan semua yang kumiliki.Kepingan rasa percaya bertaburandi atas meja taruhanku.Dan aku tak pernah membawa pulang apa-apa.”~Dee – Supernova: Partikel~
Tuhan, maaf...
Aku melanggar sumpahku
Aku ga sabaran
Aku lemah
Aku terlalu cinta
Aku bodoh
Aku gila
Aku berlari dari kejaran maut
Padahal aku sendiri tak tahu apakah sang maut telah berlari atau berjalan atau masih diam terpaku di tempatnya.
Aku putus asa......
Minggu, 05 Agustus 2012
Enjoy The Show!
Mau marah karena semua yang kau beri akan kuberikan kepada orang lain?
SILAKAN.
Seperti waktu itu ketika cinta tulus yang kuberikan padamu kau berikan pada orang lain,
adakah kau peduli dengan kesedihanku?
Roda berputar guys!
Enjoy the show.
SILAKAN.
Seperti waktu itu ketika cinta tulus yang kuberikan padamu kau berikan pada orang lain,
adakah kau peduli dengan kesedihanku?
Roda berputar guys!
Enjoy the show.
Akhirnya
Jika kau tak bisa menjadi milikku seutuhnya selamanya
Maka
Menjauhlah dari hidupku seutuhnya selamanya.
Kini
Kau sendiri yang telah memutuskan salah satu di antaranya.
Terimakasih
Inilah yang kutunggu selama ini
Ketegasanmu
Semoga aku bisa mempercayaimu untuk terakhir kalinya...
Maka
Menjauhlah dari hidupku seutuhnya selamanya.
Kini
Kau sendiri yang telah memutuskan salah satu di antaranya.
Terimakasih
Inilah yang kutunggu selama ini
Ketegasanmu
Semoga aku bisa mempercayaimu untuk terakhir kalinya...
Selasa, 12 Juni 2012
M-O-M-E-N-T-U-M
"Tak ada hal sekecil apapun terjadi karena kebetulan." -Andrea Hirata (Edensor)
Seribu rayuanmu tak berbekas
Buah pikiranmu mengusik jiwa
Ada candu di dalamnya
Melumpuhkan hati, menjalarkan cinta
Tapi di mana kini kau berada?
Semua wanita suka rayuan
Tapi tak semua wanita menjadikannya sebagai kelemahan
Aku berada di irisan dari dua himpunan itu
"Momentum tidak dapat dikejar, momentum hadir.
Begitu ia lewat, ia tidak lagi sebuah momentum, ia menjadi kenang-kenangan." -Dee Lestari (Supernova)
Mungkin perspektif momentum kita berbeda
"Hati tak perlu memilih, karena ia tahu kemana mesti berlabuh." -Dee Lestari (Perahu Kertas)
Aku tidak memilih
Aku hanya mempercayai insting dan feeling
Dan insting ku mengatakan : Kamu Beda!
"Bertemu itu kesempatan, bersama itu pilihan." -Andrei Budiman (Trave Love)
Seandainya kesadaran ini telah terlambat...
Aku berharap momentum itu datang lagi.
"Belahan jiwa adalah orang yang membuka sebagian lapisan diri kita, belahan jiwa kita belum tentu menjadi jodoh kita." -Eat Pray Love
-rangkuman twitter 27 Mei 2012-
Seribu rayuanmu tak berbekas
Buah pikiranmu mengusik jiwa
Ada candu di dalamnya
Melumpuhkan hati, menjalarkan cinta
Tapi di mana kini kau berada?
Semua wanita suka rayuan
Tapi tak semua wanita menjadikannya sebagai kelemahan
Aku berada di irisan dari dua himpunan itu
"Momentum tidak dapat dikejar, momentum hadir.
Begitu ia lewat, ia tidak lagi sebuah momentum, ia menjadi kenang-kenangan." -Dee Lestari (Supernova)
Mungkin perspektif momentum kita berbeda
"Hati tak perlu memilih, karena ia tahu kemana mesti berlabuh." -Dee Lestari (Perahu Kertas)
Aku tidak memilih
Aku hanya mempercayai insting dan feeling
Dan insting ku mengatakan : Kamu Beda!
"Bertemu itu kesempatan, bersama itu pilihan." -Andrei Budiman (Trave Love)
Seandainya kesadaran ini telah terlambat...
Aku berharap momentum itu datang lagi.
"Belahan jiwa adalah orang yang membuka sebagian lapisan diri kita, belahan jiwa kita belum tentu menjadi jodoh kita." -Eat Pray Love
-rangkuman twitter 27 Mei 2012-
Selasa, 03 April 2012
MAAF, TERIMAKASIH
memaafkan walau tak tersembuhkan.
sebelum meminta kerendahan hati ini untuk mengharap hadirmu, coba kau ingat apa yang kau lakukan pada saat aku berjuang?
di mana posisimu saat aku berjuang?
pantaskah hadirmu di sana?
sebagai apa?
untuk apa?
aku cukup teramat bahagia dikelilingi keluarga kecilku yang senantiasa berdoa untukku
dan hanya mengharapkan kehadiran saudari-saudariku
sebelum meminta kerendahan hati ini untuk mengharap hadirmu, coba kau ingat apa yang kau lakukan pada saat aku berjuang?
di mana posisimu saat aku berjuang?
pantaskah hadirmu di sana?
sebagai apa?
untuk apa?
aku cukup teramat bahagia dikelilingi keluarga kecilku yang senantiasa berdoa untukku
dan hanya mengharapkan kehadiran saudari-saudariku
yang membantuku bahkan tanpa ku pinta
yang memelukku ketika ku rapuh
yang menguatkanku ketika ku terpuruk
sementara kau bersenang-senang di sana dan membohongi kami semua.
TERIMAKASIH
Senin, 19 Maret 2012
Identifikasi
bismillaahirrahmaanirraahiim....
hal yang paling sulit diidentifikasikan itu adalah hidup, kehidupan, perasaan dan keadaan....
lebih gampang mengidentifikasikan kondisi financial distress sebuah perusahaan bahkan 6 perusahaan sekaligus ! (eaaa itu mah judul skripsi gue hihihihihi)
suka bingung deh, kenapa manusia itu amat sangat gemar memikirkan sesuatu dari luar dan dari sudut pandang masing-masing yang kadang sangat sempit.
harusnya sadar lah ya, mata kita tu ga bisa berputar 180 derajat penuh kayak burung hantu --"
jumlah manusia di muka bumi ini ada banyak.
tidak ada kewajiban mutlak untuk kita kenali satu persatu, hanya saja sedapat mungkin kita harus menjaga silaturrahim atau minimal ga berselisih paham lah ya kepada siapapun yang kita kenal sejauh ini.
mulai dari tetangga sekeliling pinggang sampai handai taulan yang berada di seberang pulau.
ada beberapa kejadian yang mengharuskan kita menerima seseorang yang baru, melepas seseorang sampai kadang menyambut kembali seseorang yang pernah kita kenal.
dan keyakinan membuat kita mengerti bahwa tidak ada yang kebetulan, semua telah diatur oleh Yang Maha Kuasa.
ada pesan yang dibawa dari setiap manusia yang datang dan pergi di hidup kita.
kadang mereka datang membawa luka, bahagia bahkan cinta.
kadang mereka melakukan itu semua bukan berdasarkan kemauan mereka.
mereka hanya diperintahkan Tuhan untuk memberi warna dalam hidup kita.
sikap kita yang terkadang mampu menambahkan warna lain di setiap momen tersebut.
entah itu memperindah atau bahkan malah memperkeruh momen tersebut.
warna yang mampu memperkeruh momen tersebut kadang dari spekulasi yang kita ciptakan dan stigma yang kita berikan sebagai respon dari kehadiran orang tersebut yang hadir lengkap dengan atribut latar belakang kehidupan mereka (misal: pendidikan, pekerjaan, status, dll).
cobalah jangan cepat menghakimi seseorang hanya dari pekerjaan yang ia lakukan.
ia bekerja dengan setiap sel dalam tubuhnya, ia berjuang demi kehidupannya, sudah memikirkan secara matang atas konsekuensi yang harus ia tanggung selama hidupnya.
kita tidak boleh hanya memikirkan keegoisan kita sendiri dan berkubang dalam pemikiran kita sendiri tentang feedback buruk yang kita dapatkan dari ia.
tugas kita harusnya berbangga hati memiliki kesempatan untuk menuai pahala sebanyak-banyaknya dengan berbaik sangka, bersabar dan bertawakkal, karna belum tentu yang kita lakukan saat ini lebih baik dari yang ia lakukan.
jadi, berhentilah mengidentifikasi kehidupan orang lain yaaaaaaaaaa..............................
coba identifikasi dulu perasaan sendiri, itu lebih susah loh --" (agak curhat heu....)
bye.
for u, i'm proud of you !!! semangat qaqaaa
Rabu, 15 Februari 2012
Christina Perri - Jar of Hearts
I know I can't take one more step towards you
Cause all thats waiting is regret
Don't you know I'm not your ghost anymore
You lost the love I loved the most
I learned to live, half alive
And now you want me one more time
Who do you think you are?
Runnin' 'round leaving scars
Collecting a jar of hearts
Tearing love apart
You're gonna catch a cold
From the ice inside your soul
Don't come back for me
Who do you think you are?
I hear you're asking all around
If I am anywhere to be found
But I have grown too strong
To ever fall back in your arms
Ive learned to live, half alive
And now you want me one more time
Who do you think you are?
Runnin' 'round leaving scars
Collecting a jar of hearts
And tearing love apart
You're gonna catch a cold
From the ice inside your soul
Don't come back for me
Who do you think you are?
Dear.. It took so long just to feel alright
Remember how to put back the light in my eyes
I wish I had missed the first time that we kissed
Cause you broke all your promises
And now you're back
You don't get to get me back
Who do you think you are?
Running around leaving scars
Collecting a jar of hearts
And tearing love apart
You're gonna catch a cold
From the ice inside your soul
So don't come back for me
Dont come back at all
[x2]
Who do you think you are?
Who do you think you are?
Who do you think you are?
Cause all thats waiting is regret
Don't you know I'm not your ghost anymore
You lost the love I loved the most
I learned to live, half alive
And now you want me one more time
Who do you think you are?
Runnin' 'round leaving scars
Collecting a jar of hearts
Tearing love apart
You're gonna catch a cold
From the ice inside your soul
Don't come back for me
Who do you think you are?
I hear you're asking all around
If I am anywhere to be found
But I have grown too strong
To ever fall back in your arms
Ive learned to live, half alive
And now you want me one more time
Who do you think you are?
Runnin' 'round leaving scars
Collecting a jar of hearts
And tearing love apart
You're gonna catch a cold
From the ice inside your soul
Don't come back for me
Who do you think you are?
Dear.. It took so long just to feel alright
Remember how to put back the light in my eyes
I wish I had missed the first time that we kissed
Cause you broke all your promises
And now you're back
You don't get to get me back
Who do you think you are?
Running around leaving scars
Collecting a jar of hearts
And tearing love apart
You're gonna catch a cold
From the ice inside your soul
So don't come back for me
Dont come back at all
[x2]
Who do you think you are?
Who do you think you are?
Who do you think you are?
Fakta
Ketika fakta buka suara....
sontak hening asa pun sirna...
bukan ku tak ingin menerima
hanya saja tiba-tiba kuingin menjadi buta dan tuli saat itu juga.
pasrah, doa dan duka
melebur jadi satu dan tak bernama
benarkah itu dirimu sayang?
bicaralah padaku dan jelaskan semua.
oh tidak. tidak.
aku begitu nista untuk sekedar disapa.
Kamis, 12 Januari 2012
Tuhan, Aku Mau Curhat
Bismillaahirrahmaanirraahiim....
Hai Tuhan, apakabar?
LUAR BIASA.
Aku tidak tahu Tuhan...
Tidak tahu apa yang Engkau persiapkan untukku.
Aku tidak tahu Tuhan...
Tidak pernah tahu sebelumnya kalau aku akan mengalami semua ini.
Aku tidak tahu Tuhan...
Tidak tahu apa lagi yang harus kuhadapi.
15bulan yang lalu Kau hadirkan airmata untukku.
Airmata itu hanya bertahan untuk beberapa jam.
Segera Kau gantikan derai tawa dan kebahagiaan melalui seseorang yang Kau hadirkan untuk mencintaiku dan kucintai.
Saat itu, aku belajar sebuah keberanian untuk lepas dari hal yang menyakiti hidupku.
Saat itu, aku belajar mencintai jiwa yang baru.
Saat itu, aku belajar mencintai diriku sendiri.
Saat itu, aku belajar mencintaiMU.
Tapi...
1bulan yang lalu Kau hadirkan airmata lagi untukku.
Airmata yang tak pernah bisa usai hingga kini.
Kau membelokkan hati dia.
Dia yang kau hadirkan 15bulan yang lalu.
Kau menciptakan kata tanya dalam hati ini.
Tanya yang belum berjawab.
Tanya yang tak pernah bisa dia jawab.
Tanya yang tak pernah kutemukan cara untuk mendapatkan jawabannya.
Hanya satu yang kuyakini.
Hal yang kusimpulkan melalui keterbatasan akal yang kumiliki.
Hal yang kuraba dan kurasa.
Engkau sedang mempercantik diriku.
Mengajarkanku kedewasaan.
Mengajarkanku kelembutan hati.
Mengajarkanku menguasai ego.
Mengajarkanku berpikir panjang.
Mengajarkanku bertutur halus.
Mengajarkanku ikhlas hati.
Mengajarkanku kesabaran.
Duh, betapa bahagianya nanti seseorang yang kucintai sampai akhir hayat.
Dia akan menemuiku dengan keadaanku yang sekarang.
Yang telah sedikit banyak belajar hal tentang saling mencintai.
Aku percaya, cinta itu nantinya akan indaaah sekali.
Kami akan saling melengkapi, merindu, dan mengasihi.
Syahdunya semua impian itu Ya Allah...
Kapankah Kau pertemukan kami?
Apakah ada ujian lain yang harus kuhadapi sebelum bertemu dengannya?
Aku minta padaMu Tuhan...
Pertemukan kami sesegera mungkin, sebelum aku tumbuh berkembang dan menggapai cita-citaku.
Aku pernah baca, bahwa lelaki tidak suka_bahkan merasa minder_jika harus mendekati atau bahkan mencintai wanita yang memiliki kegemilangan di atasnya.
Aku ingin dia menjadi bahu tempatku bersandar,
Aku ingin dia menjadi alas tempatku berpijak dalam menggapai impian dan cita-citaku.
Aku ingin tumbuh bersama dia.
Agar aku tidak besar kepala.
Agar aku menghormati dia dengan mengingat jasa-jasanya.
Agar aku bisa tunduk merendah hati dan saling berbagi kebahagiaan saat cita-citaku kugenggam.
Aku merindukannya Tuhan...
Dimana dia sekarang?
Kapan Kau pertemukan kami?
Satu lagi Tuhan....
Terangkan padaku bagaimana cara aku berterimakasih kepada dia yang telah tanpa lelah mendampingiku selama 15bulan ini.
Minggu, 11 Desember 2011
Penjelasan
Bismillahirrahmaanirrahiim...
Terima Kasih Ya Allah atas KasihMu yang luar biasa tak terhingga...
Pernahkah rekan sekalian merasa 'galau' atas sebuah perasaan, dugaan dan kemampuan?
Tunggu,
Galau menurut penafsiranku pribadi adalah keadaan dimana kita terperangkap antara dugaan yang kita khayalkan dengan kenyataan yang sebenarnya.
Permisalannya, bayangkan Anda tertarik pada sehelai baju yang Anda lihat di etalase sebuah toko. Toko tersebut terlihat ekslusif dengan penataan interior yang menawan. Namun tak ada satu informasipun yang bisa Anda dapatkan tentang harga baju yang Anda taksir kecuali Anda masuk dan bertanya langsung pada sang pramuniaga. Sayangnya, Anda merasa minder duluan karena berpikiran bahwa uang yang Anda miliki tidak akan cukup untuk membeli baju tersebut. Dan Anda takut untuk merasakan kekecewaan apabila Anda tahu bahwa harga baju tersebut memang melampaui kemampuan Anda untuk membelinya. Tapi Anda juga penasaran akan harga baju tersebut, siapa tahu baju tersebut sesuai dengan jumlah yang Anda miliki saat itu.Posisi demikianlah yang aku sebut dengan 'galau'. Dimana kita ingin mengetahui sesuatu yang membuat kita penasaran, namun kita takut menghadapi kenyataan apabila tidak sesuai dengan kenyataan.
Berdasarkan pelajaran hidup yang saya terima, saran saya adalah; MASUKLAH ke toko itu dan TANYALAH harganya. Itu akan membuat hati Anda lega. Percayalah.
Jika harga baju tersebut terlalu mahal untuk ukuran dompet Anda sekarang, Anda akan lega dan tahu berapa kekurangan yang harus Anda perjuangkan.
Jika harga baju tersebut ternyata sanggup Anda beli pada saat itu juga, saya sangat yakin Anda akan merasa jauuuuuh lebih lega.
Konsep ini sudah aku terapkan dan insya Allah berhasil. Tidak mudah untuk mengetahui apa yang ada di hati dan pikiran seorang manusia. Tidak ada cara lain selain mempertanyakan hal tersebut secara langsung. Agar hati terhindar dari suudzon (berburuk sangka). Juga menghindari pemaksaan tanpa kesengajaan terhadap orang yang ingin kita jaga hatinya. Manusia itu makhluk berotak yang sangat egois dan selalu berusaha menjadikan manusia lain untuk mengerti dirinya dan menghargai dirinya. Saking egoisnya, manusia itu juga lupa bahwa yang dia tuntut itu adalah seorang manusia juga. Sama-sama manusia yang pastinya memiliki konsep dan naluri yang sama. Sama-sama egois. hehe.
Jadi, sebelum maksa-maksa orang buat ngertiin kita atau makasa-maksain pikiran kita bahwa orang tersebut sayang sama kita, lebih baik tanya dulu gih sana, dia sayang sama kita ga? dia mau ga sayang sama kita? mau ga ngertiin kita? Kalau jawabannya tidak, introspeksi diri bahwa mungkin kamu bukan orang yang mereka butuhkan/inginkan. Kalau jawabannya iya, maka bersyukurlah dan saling menjaga agar tidak timbul pertikaian.
Hmm... inget ya, nanyanya juga harus baik-baik dan jangan maksain jawabannya jadi 'iya' kalau memang jawabannya 'tidak' ;)
Selasa, 18 Oktober 2011
I'm BACK
Holaaaaaaa.....
hihihihihi....
sepertinya udah lama banget ga ngurusin blog ini yah....
maklumlah ya, jam terbang lagi tinggi *uhuk.
sekarang aku udah semester tujuh loh, kuliahnya cuma 4 matakuliah doank, sehari full 3matakuliah.
1matakuliah lagi itu matakuliah entrepreneurship II, di matakuliah ini diharuskan jualan, jadilah ga masuk kelas. hehe.
lah trus, kuliah cuma sehari, tapi kok blognya nganggur??????
ya kuliah emang sehari, selebihnya jualan boooooooo.
jualan apa emangnya????????
jualan SIOMAY hehehehehe.
eits jgn pandang remeh ya jualanku yang satu ini, gitu" omsetnya pernah nyampe 1jtan/minggu loooohh and always SOLD OUT qiqiqiqiqi.....
selain jualan, aku juga lagi ngerjain skripsi hihihi *malu.
duh, ga kebayang deh, masih imut gini udah nyampe skripsi aja ;;) .
mudah-mudahan tercapai deh cita-cita kuliah 3,5 tahun saja. aamiin....
ehm, salam-salam nya segini dulu ya, ntar disambung lagi.
tenang, baliknya ga akan lama kok, soalnya udah ada materi yang dipersiapkan *halah.
cups mwah....
see yaaaa....
byee.......
Rabu, 13 Juli 2011
Yang Terdalam
Kulepas semua yang kuinginkan
Tak akan ku ulangi
Maafkan jika kau ku sayangi
Dan bila ku menanti
Pernahkah engkau coba mengerti
Lihatlah ku disini
Mungkinkah jika aku bermimpi
Salahkah tuk menanti
Tak kan lelah aku menanti
Tak kan hilang cinta ku ini
Hingga saat kau tak kembali
Kan ku kenang dihati saja
Kau telah tinggalkan hati yang terdalam
Hingga tiada cinta yang tersisa di jiwa
Kamis, 23 Juni 2011
Memuntahkan Emosi
malam ini lagu ini diulang dengan sengaja. karena hari ini berbeda. di hari lain, lagu ini bergaung berulang-ulang tanpa kesengajaan. tapi malam ini harus disengajakan :)
Sempurna
by: Andra and The Backbone
Kau begitu sempurna
Di mataku kau begitu indah
kau membuat diriku akan slalu memujimu
Di setiap langkahku
Kukan slalu memikirkan dirimu
Tak bisa kubayangkan hidupku tanpa cintamu
*
Janganlah kau tinggalkan diriku
Takkan mampu menghadapi semua
Hanya bersamamu ku akan bisa
Reff:
Kau adalah darahku
Kau adalah jantungku
Kau adalah hidupku
Lengkapi diriku
Oh sayangku, kau begitu
Sempurna.. Sempurna..
Kau genggam tanganku
Saat diriku lemah dan terjatuh
Kau bisikkan kata dan hapus semua sesalku
harusnya kau tak meninggalkanku meskipun ku berteriak hebat memintamu pergi, meskipun ku berlaku nekat untuk memaksamu pergi, meskipun kau membeciku.
aku berteriak, berlaku nekat dan menyebalkanmu hanya untuk melihat sejauh mana kau menginginkan aku, setegar apa kau mau bertahan untukku.
kerapuhanku boleh kau tertawakan, aku hanya ingin mengatakan bahwa ku menyayangimu sepenuh hatiku lebih dari aku menyayangi diriku sendiri. aku memikirkanmu lebih dari memikirkan diriku sendiri, menangisimu lebih dari menangisi diriku sendiri.
Minggu, 08 Mei 2011
Pelajaran dari Tuhan
Hargai orang lain jika kau ingin dihargai.
Saya jadi teringat dulu, waktu saya kecil, setiap inci tingkah laku saya selalu diperhatikan oleh mama. Walaupun beliau sangat sibuk seharian di kantor, tapi curahan perhatian dan didikan yang dilontarkan sangat cukup dan mengena di hati. Bahkan, hingga umur segini pun masih suka ditegur (dasar bandel emang hehe).
Pelajaran yang paling diingat dan berkesan adalah pelajaran untuk menghargai orang lain. Mengapa? karena mama beranggapan bahwa penghargaan orang lain terhadap kita adalah vice versa dari apa yang kita lakukan terhadap orang lain (tak harus pada orang yang sama). Seburuk apapun orang itu, mereka berhak dan pantas dihargai walau dia lebih rendah dihitung dari latar belakang apapun menurutmu.
Tapi, jika hatimu tersakiti dan harga dirimu serasa dipermainkan dan hakmu seakan dicabut, kau berhak mengeluarkan suara yang kau punya. Tapi suguhkan keanggunan dan elegansitas dirimu yang natural agar kau bisa mengambil pelajaran dari semua yang kau lihat, kau rasa dan kau duga.
Aku mengimprovisasi pelajaran ini dengan: tak apalah aku umpat-umpat dia di belakang selagi dia tak tau (:D Peace Mom!).
Tapi penghormatan dan penghargaan yang sebenarnya adalah penghormatan bagi jiwa yang patut untuk dihormati dan dihargai.
Tak berlaku bagi jiwa yang haus akan penghargaan namun enggan memperbaiki diri agar pantas dihormati oleh orang-orang berakal sehat dan berjiwa bebas. Terlebih lagi jiwa yang sanggup mengemis penghargaan kepada orang lain. Ini malah memperburuk reputasi mereka di mata jiwa-jiwa yang mereka kemis.
Jika kau bersalah, kau tak akan merasa tenang dan itu nyata terlihat dari gerak-gerikmu, selihai apapun kau melakukannya (that's why detective and psychiatrist still have their occupation. hehe :D)
Bila kau merasa benar, bersihkan nuranimu, tarik nafasmu dan perhatikan.
Untuk seseorang di sana, terimakasih atas kesediaanmu untuk menjalankan tugas Tuhan dalam memberikan pelajaran hidup bagi diriku.
Motivator yang kukagumi malam ini mengatakan: tak ada orang yang bersedia menjadi buruk kecuali dia sedang memerankan karakter yang didalangi Tuhan untuk berhadapan denganmu dan menyampaikan pelajaran untuk hidupmu.
Thanks,
Rabu, 13 April 2011
UD. Cahaya Tani Makmur
Yeay!
hari ini hari kedua pengoperasian kios pertanian yang dijalankan Rizki Cahya Rahmatullah :D
bagi rekan-rekan yang berdomisili di Binjai, Sumatera Utara dan kebetulan punya kerabat yang berprofesi sebagai petani, boleh tuh jalan-jalan ke sana, liat-liat dan beli produk yang dijual UD. Cahaya Tani Makmur.
masalah harga cukup bersaing laah.. hihihi...
alamatnya di Jl. T. Amir Hamzah
kalau berminat atau pengen konsultasi, bisa contact ke salah satu email berikut:
ud.cahayatanimakmur@hotmail.co.id
rizkicahya@hotmail.com
sekian,
Terimakasih :D
Kamis, 31 Maret 2011
i'm calling ME
seseorang pernah mengatakan:
"kalau kamu melakukan sesuatu dengan total dan serius, kamu akan menghasilkan sesuatu yang bisa menakutkan semua orang."
entah itu hanya kalimat penyemangat yang bisa dilontarkan kepada siapa saja dan oleh siapa saja.
tapi aku percaya kalau itu benar.
sekarang aku dalam proses menggigihkan diri untuk memanggil potensi diri yang telah lama tidur.
untuk kemudian sedikit memaksanya berdamai dengan kedisiplinan dan bekerja sama dengan semangat juang yang pantang padam.
Kamis, 17 Maret 2011
Scientist by Coldplay
hmm....
pagi-pagi ga tau kenapa ni tangan nge-klik Scientist by Coldplay di playlist...
syahdu mendayu-dayu di tengah kebuntuan menulis BAB III skripsi....
ooohhh.....
ni liriknya teman-teman:
Come up to meet you, tell you I'm sorry
You don't know how lovely you are
I had to find you
Tell you I need you
Tell you I set you apart
Tell me your secrets
And nurse me your questions
Oh let's go back to the start
Running in circles
Coming up tails
Heads on a silence apart
Nobody said it was easy
It's such a shame for us to part
Nobody said it was easy
No one ever said it would be this hard
Oh take me back to the start
I was just guessing
At numbers and figures
Pulling your puzzles apart
Questions of science
Science and progress
Do not speak as loud as my heart
Tell me you love me
Come back and haunt me
Oh and I rush to the start
Running in circles
Chasing our tails
Coming back as we are
Nobody said it was easy
Oh it's such a shame for us to part
Nobody said it was easy
No one ever said it would be so hard
I'm going back to the start
harap maklum ya pada kata-kata yang ditebalkan dan dimerah-merahin hihihi
Langganan:
Postingan (Atom)
